Peran Gadget pada Aktifitas Travelling

Teknologi saat ini menjadi bagian besar dari hidup manusia jaman sekarang. Menduduki tingkat ketergantungan paling atas disetiap kegiatan yang memerlukan bantuan teknologi terutama gadget. Gadget yang dimaksud saat ini adalah perangkat seperti ponsel, komputer, hingga layanan jaringan internet. Dan yang kami bahas adalah tingkat penggunaan gadget bagi seseorang dalam melakukan aktifitas liburan khususnya travelling.

Survey Penggunaan Gadget

Studi survey yang dilakukan oleh komunitas di situs Yougov.com 22% calon pelancong yang disurvey selalu berencana membawa gadget mereka saat berwisata. Team menemukan bahwa responden memiliki alasan untuk menggunakan gadget pada situasi tertentu misal sebelum berpergian, seperti memesan jasa akomodasi, tiket pesawat, pesan kamar check-in penginapan atau hotel, dan langkah paling awal adalah mencari-cari lokasi destinasi wisata melalui gadget.

Dengan demikian teknologi pada gadget memiliki peran sentral dalam perencanaan diawal dan begitu pula saat kegiatan travel sedang berlangsung. Dari hasil survey antara penggunaan laptop, tablet dan ponsel yang dianalisis.

Sebelum Pergi

71% lebih responden menggunakan laptop untuk melakukan booking saat sebelum pergi, dengan alasan kebutuhan layar yang cukup besar untuk melihat tulisan pada situs penyedia jasa travel, penelusuran gambar destinasi wisata, hingga melihat jadwal.

Saat Berpergian

Sedangkan seperlima kegiatan saat wisata berlangsung menggunakan ponsel atau smartphone saat boarding pesawat, check-in hotel, hingga sewa akomodasi, dan sisanya sangat sedikit pengguna tablet dengan alasan ukuran yang kurang fleksibel saat dibawa berpergian, misal mengambil gambar untuk berfoto di lokasi atau memeriksa pemesanan travel selanjutnya.

Gadget Penunjang Perjalanan

Ketergantungan pada smartphone saat melakukan perjalanan menunjukkan tidak ada tanda-tanda penurunan karena orang-orang memiliki sikap umum dalam mengandalkan teknologi tertentu. Misalnya, 58 persen prospektif pelancong setuju bahwa mereka tidak bisa berkeliling tanpa ponsel mereka.

Bagaimana perasaan wisatawan tentang gadget mereka? % (persentase) di setiap grup yang setuju dengan pernyataan berikut:

Dan bagi banyak orang pengguna smartphone, aplikasi navigasi seperti Google Maps, Waze, dan Apple Maps adalah alat penting sehari-hari. Wisatawan mengandalkan teknologi dengan alasan menjaga mereka agar tidak tersesat, mereka juga merasa bahwa perangkat tertentu dapat meningkatkan cara mereka bepergian.

Perangkat apa yang dibawa wisatawan? % (persentase) dari mereka yang berniat untuk berlibur di tahun 2019 dan memilikinya, mengatakan akan membawanya pada liburan

Delapan dari 10 (81%) yang prospektif, setuju bahwa smartphone dapat tingkatkan pengalaman perjalanan wisata mereka. Inilah sebabnya mengapa smartphone adalah satu-satunya teknologi yang hampir semua pelancong mengatakan mereka selalu bawa saat perjalanan. Saat ini, 82 persen calon pelancong memiliki smartphone dan dari grup itu, setidaknya sembilan dari 10 (92%) mengatakan mereka membawanya saat liburan. Mereka yang memiliki teknologi berikut juga mengatakan mereka membawa jam tangan pintar (62%), tablet (55%), dan komputer laptop (44%).

Sentimen ini tidak hanya atas dasar peran teknologi semata, namun dalam industri travel yang bergerak maju juga mereka ikut menyadari. Ini menunjukkan preferensi konsumen bahwa teknologi yang memiliki efek positif pada kepuasan pelanggan perjalanan atau tujuan destinasi.

Artinya, para pelancong membawa ponsel cerdas mereka karena mereka merasakan perangkat tersebut dapat membantu mereka mendapatkan keuntungan lebih banyak dari perjalanan mereka. Bagian selanjutnya mengeksplorasi berbagai tugas mulai dari kegiatan sosial media untuk yang murni fungsional dan menurut mereka puas dengan menggunakan ponsel cerdas mereka.

Kekhawatiran saat Berpergian

Studi di Amerika pada liburan 2019 menunjukkan aktifitas umum saat berpergian wisata dengan membawa ponsel. Ponsel secara fungsionalitas sebagai perangkat pendamping dan dalam kegiatan sosial terkait perjalanan.

Bagaimana para pelancong menggunakan ponsel mereka untuk tetap berhubungan dengan orang? (persentase) % pemilik ponsel cerdas yang berniat untuk berlibur pada tahun 2019, dan mereka menggunakan smartphone mereka untuk berikut saat berlibur:

Delapan dari 10 (83%) calon pelancong gunakan smartphone mereka untuk kegiatan sosial termasuk tetap berhubungan dengan teman dan keluarga di rumah, memposting ke sosial media, dan tetap up to date dengan pekerjaan. Pelancong modern masih merasa perlu tetap terhubung bahkan saat jarak jauh.

Kebutuhan untuk tetap terhubung ini mungkin didorong oleh rasa takut kehilangan atau kekhawatiran dengan apa yang sedang terjadi di rumah atau di tempat kerja. Memang, setidaknya tiga dari empat (77%) calon pelancong mengatakan mereka suka terhubung orang-orang di rumah saat bepergian. Proporsi yang sama (74%) di antara kelompok ini mengatakan demikian, pergi membawa ponsel mereka bersama mereka membuat mereka merasa seperti tidak akan melewatkan apa pun dari apa yang mereka tinggal. Karena smartphone mampu mengatasi kecemasan tersebut untuk tetap terhubung.

Cara Wisatawan Gunakan Gadget Mereka

Persentase % pemilik smartphone yang berniat berlibur di tahun 2019 dan mengatakan mereka menggunakan smartphone mereka untuk hal berikut saat berlibur:

Lebih dari sembilan dalam 10 (94%) calon pelancong menggunakan perangkat mereka untuk membantu mereka menyelesaikan tugas terkait perjalanan. Beberapa bagian besar kegiatan populer dalam kategori ini termasuk mengambil foto, menavigasi tujuan, mencari lokasi restoran, dan tetap berhubungan dengan orang-orang di liburan yang sama. Biro perjalanan yang mengoptimalkan penawaran seluler mereka mungkin memiliki peluang terbaik untuk menawarkan hal ini ke calon pelanggan.

Memenuhi kebutuhan para pelancong yang mengerti teknologi ini biasa hadir oleh biro travel dalam bentuk penawaran layanan area Wi-Fi (hotspot) di kedai mereka, mengoptimalkan situs web agar ramah seluler, dan memberi pelancong kemampuan untuk memesan dan membayar secara online.

Fitur Harapan Wisatawan pada Aplikasi

Penetrasi smartphone di sektor pariwisata menjadi satu perangkat yang paling disukai wisatawan dengan memberikan fitur yang menurut mereka membantu dan sesuai harapan untuk teknologi seluler. Menanggapi hal ini, banyak biro perjalanan membangun brand (merk) aplikasi untuk meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan. Lalu fitur apa yang pelanggan inginkan?

Apa yang diinginkan orang dari aplikasi perjalanan? Persentase (%) dari mereka yang ingin berlibur di 2019

Aplikasi gratis adalah kuncinya. Satu dari dua (52%) calon pelancong yang membawa smartphone mereka berlibur lebih suka aplikasi yang gratis. Fungsionalitas juga penting dan hampir dua dari lima (39%) calon pelancong lebih menyukai aplikasi perjalanan yang berjalan cepat. Khususnya, lebih dari sepertiga (37%) dari calon pelancong mengatakan keamanan adalah utama, yaitu terhadap perlindungan privasi. Aplikasi bermerek yang transparan tentang cara penggunaannya, berbagi, dan melindungi data konsumen dapat memberikan hasil terbaik bagi mereka.

Calon wisatawan juga tampaknya ingin mampu melihat semua informasi perjalanan mereka di satu tempat dari aplikasi. Ini termasuk rencana perjalanan mereka (34%), boarding pass (32%), rincian pribadi (25%), dan tanda terima (21%).

Preferensi konsumen untuk aplikasi perjalanan "allin-one" menunjukkan selain hal efektifitas dan keamanan, aplikasi tersebut juga harus menawarkan kenyamanan. Biro atau brand sekarang memposisikan dirinya sebagai penyedia inklusif untuk aktifitas perjalanan dengan fitur penelusuran lokasi (destinasi), booking, dan kemudahan transaksi langsung di aplikasi selulernya. Begitupula fitur kegiatan apa yang akan dilaksanakan di lokasi dan tempat-tempat menarik untuk dikunjungi.

Dengan demikian penggunaan gadget menjadi dorongan pelancong untuk melakukan repeat order (langganan) dikemudian hari, baik pada biro maupun aplikasi yang memiliki fitur tersebut.

ARTIKEL TERKAIT

Beragam informasi seputar teknologi dan gadget dikemas dari berbagai sumber dan pengalaman dalam bentuk tutorial

Comment Policy: Silahkan isi komentar Anda sesuai dengan bahasan topik pada postingan. Komentar yang berisi link atau tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar Disqus

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. Info